AC mobil bau, apa penyebabnya?

Ketika udara yang dihembuskan melewati register AC tercium aroma yang kurang sedap, hal ini menimbulkan permasalahan baru. Penumpang menjadi kurang nyaman atau terganggu.

AC mobil merupakan kebutuhan penting saat perjalanan. Hampir setiap orang akan menggunakan AC mobil agar tetap nyaman berkendara. AC mampu untuk mendinginkan ruang kabin mobil, sehingga penumpang tidak merasa gerah atau berkeringat, meski cuaca saat itu sedang terik.

Akan tetapi, ketika udara yang dihembuskan melewati register AC, tercium aroma yang kurang sedap ( bau), hal ini menimbulkan permasalahan baru. Penumpang menjadi kurang nyaman atau terganggu dengan bau tersebut. Adapun AC mobil bau dapat terjadi pada saat AC pertama kali dihidupkan, bau itu muncul sebentar saja kemudian hilang. Dan pada kasus yang lain bau itu muncul dengan cukup lama.

AC mobil bau dapat disebabkan oleh beberapa hal. Simak berikut ini :

1. Area kabin kotor

Saat AC dihidupkan, maka udara didalam kabin akan dihisap oleh blower dan disirkulasikan kembali setelah melalui evaporator. Ketika melewati evaporator ini, temperatur udara diturunkan dan udara sejuk yang keluar dari register AC. Ketika area kabin kotor, maka akan menimbulkan berbagai aroma yang kurang sedap. Ketika udara dihembuskan kembali, akan timbul aroma yang kurang sedap. Untuk itu menjaga kebersihan area kabin seperti lantai, bagasi, dan sela-sela tempat duduk adalah penting.

2. Sisa makanan

Terkadang saat perjalanan cukup panjang, atau saat berlibur dengan keluarga, selalu ada makanan dan minuman untuk menemani perjalanan. Beberapa makanan terkadang masih sisa dan tegeletak di laci di esok harinya. Belum lagi, saat membawa anak kecil, ada makanan atau minuman yang tercecer di jok, atau lantai mobil. Sisa makanan ini ketika tidak langsung dibersihkan akan menimbulkan bau tidak sedap di hari-hari berikutnya. Ini dapat menyebabkan AC mobil menjadi bau.

3. Udara luar masuk

Pernahkah Anda ketika naik mobil dijalan raya dan ramai terciup bau asap knalpot. Apalagi ketika berada dibelakang angkutan umum, aroma asap knalpot cukup terasa. Padahal saat itu semua pintu dan kaca sudah tertutup rapat. Bisa jadi problem ini disebabkan pengaturan air inlet mode berada pada mode refresh. Mode ini mengambil udara luar, kemudian disirkulasikan ke dalam kabin kendaraan.

4. Evaporator kotor jamur

Evaporator adalah bagian dari sistem AC yang biasanya terletak dibagian bawah dashboard. Evaporator berfungsi untuk mendinginkan udara, dan mengurangi kelembaban udara di dalam kabin. Karena kondisi evaporator selalu dingin ketika AC bekerja, maka ia menjadi lembab. Hal ini menjadi tempat yang bagus untuk tumbuhnya jamur, terutama ketika kondisi evaporatornya kotor. Jamur inilah yang menyebabkan udara yang melewatinya menjadi berbau kecut.

5. Karpet / lantai sering basah

Kondisi karpet atau lantai yang basah dapat menjadi penyebab timbulnya bau tidak sedap pada AC mobil. Karpet basah dapat disebabkan saat proses cuci karpet dalam keadaan basah langsung dimasukkan ke kabin. Bisa juga disebabkan kerena plug pada body bocor, ketika mobil melewati genangan air dan air masuk ke kabin. Bisa juga disebabkan karena saluran pembuangan air AC tersumbat/ lepas, sehingga air AC yang seharusnya dibuang keluar mobil, tetapi tumpah di lantai.

6. Filter AC kotor

Ketika AC bekerja, udara kabin disirkulasikan melewati filter AC. Dengan cara ini udara yang keluar dari register AC menjadi lebih bersih. Akan tetapi jika kondisi filter AC lama tidak dibersihkan atau kotor, hal ini dapat menyebabkan bau filter AC ikut keluar bersamaan dengan udara dari register AC.

7. Freon / refrigerant bocor

Ada kalanya AC bau diserbabkan oleh kebocoran pada Freon/ refrigerant. Freon adalah cairan yang diisikan pada sistem AC. Hanya saja ketika Freon bocor, aromanya berbeda dengan aroma lainnya. Kebocoran Freon ditandai dengan gejala AC terasa kurang dingin. Jika ini terjadi, bawa mobil ke servis AC yang terpercaya untuk diperbaiki.

8. Parfum sudah lama / mengering

Penggunaan parfum pada mobil dapat mengharumkan ruangan. Saat ini parfum cukup banyak jenis dan aromanya. Penggunaan parfum yang cukup banyak dapat mengharumkan ruangan. Akan tetapi, efek jangka panjang partikel parfum tidak dapat terurai, dan menempel pada evaporator. Ini menyebabkan evaporator menjadi cepat kotor, lembab dan timbul jamur. Jamur inilah yang menyebabkan AC mobil menjadi bau.

Beberapa hal tersebut diatas adalah penyebab AC mobil bau. Menjaga kebersihan kabin adalah hal yang paling mudah dilakukan oleh pemilik kendaraan. Jika aroma yang keluar dari AC sudah cukup mengganggu, silahkan segera lakukan perawatan pada sistem AC di bengkel AC yang terpercaya. Semoga bermanfaat [www.otomotifinfo.com]