l

Cara aman melepas baterai mobil

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melepas baterai mobil. Pertama agar tidak terjadi konsleting / hubungan arus pendek. Kedua mencegah mencegah beberapa fitur mobil menjadi tidak berfungsi setelah pemasangan kembali.

Baterai mobil merupakan sumber tenaga kelistrikan disaat mesin sedang dimatikan. Semisal harus menyalakan kelistrikan mobil seperti audio, lampu, dan lainnya, maka arus listriknya murni bersumber dari baterai. Terkecuali ketika saat itu mesin dalam keadaan hidup, maka ada alternator yang mensuplai arus listrik ke beban kelistrikan dan sebagian mengisi baterai.

Baca juga :
Fitur mobil “zaman now”

Adakalanya baterai mobil harus dilepas dari dudukannya. Semiisal saat baterai soak dan perlu penggantian, saat merawat / membersihkan baterai, proses perbaikan panel body karena accident dan sebagainya. Pada situasi seperti ini, pastinya terminal baterai harus dilepas terlebih dahulu.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melepas baterai mobil. Setidaknya ada dua hal, pertama menghindari terjadinya konsleting / hubungan arus pendek selama proses pelepasan terminal baterai. Kedua, untuk mencegah beberapa fitur mobil tidak berfungsi normal karena terhapusnya memori saat terminal baterai dilepas. Nah, berikut ini adalah cara aman melepas baterai mobil :

Baca juga :
Mengenal wireless charging

1. Matikan semua kelistrikan di mobil

Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya error pada program, misal seting audio. Tujuan lainnya untuk memutuskan arus secara aman pada suatu rangkaian mobil dan menghindari percikan bunga api saat pelepasan & pemasangan terminal baterai.

2. Catat beberapa informasi penting

Ketika kunci kontak di OFF kan, pada beberapa sistem di mobil masih terdapat arus yang mengalir untuk menjaga agar memori tidak terhapus. Tentunya arus ini sangat kecil, sebatas agar memori tidak terhapus& tidak menimbulkan parasitis current. Semisal adalah memori jam, meski kunci kontak di OFF kan atau dicabut, fungsi jam tetap bekerja. Ada beberapa hal yang perlu dicatat, seperti penyimpanan channel radio, kode kerusakan kendaraan, posisi seat & mirror ( untuk mobil yang dilengkapi dengan memory seat) dan lainnya.

3. Kunci kontak di posisikan OFF

Dengan memposisikan kunci kontak ke posisi OFF / lock, maka semua sistem kelistrikan kendaraan akan mati. Sehingga saat terminal baterai dilepas, minim terjadi loncatan bunga api.

4. Lepas terminal negatif baterai

Gunakan kunci ring atau kunci pas untuk melepas terminal negatif baterai. Beberapa jenis mobil menggunakan ukuran mur & baut 10, jadi gunakan kunci seukuran baut. Alasan pelepasan terminal negatif baterai terlebih dahulu adalah agar tidak terjadi short circuit, ketika tidak sengaja kunci menyentuh bodi kendaraaan selama pelepasan terminal negatif tersebut.

Baca juga :
Tips menghemat bahan bakar

5. Lepas terminal positif baterai

Pelepasan terminal positif baterai dilakukan setelah terminal negatif baterai dilepas. Cara pelepasannya sama dengan prosedur pelepasan terminal negatif baterai. Dikarenakan terminal negatif baterai sudah terlepas, maka kemungkinan terjadinya hubungan pendek sangat kecil.

6. Lepas baterai dari bracketnya

Ini adalah langkah terakhir setelah kedua terminal baterai dilepas. Gunakan kunci 10 atau 12 mm untuk melepas mur / baut bracket. Selanjutnya tinggal mengambil baterai dari dudukannya.

Adapun langkah untuk pemasangan kembali baterai adalah kebalikan dari proses pelepasan tersebut diatas. Mudah bukan! Selamat mencoba, semoga bermanfaat![www.otomotifinfo.com]