Pemeriksaan under body mobil

Bagian bawah / underbody mobil merupakan area yang biasanya luput dari perhatian. Hal ini memang wajar, dikarenakan area ini cukup tersembunyi, dan membutuhkan effort lebih untuk memeriksanya.

Bagian bawah / underbody mobil merupakan area yang biasanya luput dari perhatian. Hal ini memang wajar, dikarenakan area ini cukup tersembunyi, dan membutuhkan effort lebih untuk memeriksanya, semisal harus jongkok,atau menaikkan ke atas lift. Akan tetapi bagian under body adalah area yang cukup penting untuk dilakukan pemeriksaan secara rutin. Di area ini terdapat komponen yang menunjang stabilitas, kenyamanan, keamanan dalam berkendara.
Apa saja item-item yang dapat diperiksa di bagian under body mobil, simak berikut ini :

1. Pemeriksaan kondisi fisik

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya kerusakan pada komponen under body,seperti tanki bahan bakar, pipa-pipa rem, suspensi dan lainnya. Kerusakan dapat terjadi karena adanya benturan atau lontaran kerikil ketika melewati jalan kasar dan bergelombang. Untuk mobil dengan ground clearance kecil seperti sedan, mempunyai resiko rusak yang lebih besar dari mobil MPV maupun SUV.

2. Pemeriksaan kebocoran cairan

Dengan melihat kondisi bagian bawah mobil secara langsung, dapat diketahui adanya kebocoran cairan dari mobil tersebut. Ada banyak cairan yang digunakan di mobil, seperti cairan oli mesin, minyak rem, cairan pendingin mesin, power steering, oli gardan, transmisi dan sebagainya. Pemeriksaan ini merupakan deteksi dini sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah.

3. Timbulnya karat

Bagian under body merupakan area yang mudah kotor yang diakibatkan oleh kondisi jalan. Disamping itu, area ini juga sering terlewatkan saat proses cuci mobil. Ketika musim hujan tiba, air dan lumpur yang menempel dapat mempercepat terjadinya korosif / karat terutama pada bagian-bagian yang tidak terlindungi oleh lapisan anti karat, atau pada bagian yang terjadi kerusakan fisik akibat benturan.

4. Kelonggaran baut pengikat

Banyak baut pengikat terdapat di bagian under body. Ketika ada getaran dan beban, bisa saja kondisi baut menjadi kendor. Pemeriksaan ini untuk memastikan semua baut pengikat dalam kondisi kencang. Baut pengikat meliputi baut suspensi, bagian drivetrain, baut body dan lain-lain.

5. Keretakan pada selang karet

Periksalah selang karet terhadap keretakan, berubah bentuk atau pecah. Selang yang dapat diperiksa semisal selang radiator, selang minyak rem, tali kipas, karet/boot ster, karet drive shaft, selang power steering dan sebagainya.

6. Kekendoran pada karet / bushing

Di bawah kendaraan terdapat beberapa karet / bushing sebagai peredam. Periksa bushing shock absorber, stabilizer bar, lower arm, bushing steering, karet mounting dari kemungkinan kendor / pecah. Jika ditemukan ada kelainan, segera lakukan penggantian. Pastikan karet / plug body dalam keadaan lengkap dan baik, untuk mencegah agar lantai kabin tidak basah saat melewati genangan air.

7. Kebocoran shock absorber

Pada saat cek under body, coba lihat kondisi shock absorber. Jika pada bagian batang shock absorber ditemukan dalam keadaan basah minyak, dipastikan shock absorber telah bocor. Segera lakukan penggantian, karena hal ini akan menurunkan kenyamanan dan kestabilan saat berkendara.

8. Ban cadangan

Pada beberapa type mobil, ban cadangan ditaruh di bagian bawah mobil. Pastikan ban cadangan terpasang dengan benar dan dalam kondisi tekanan udara cukup. Hal ini untuk antisipasi penggantian ban jika ban utama mengalami kempes ban saat perjalanan.

Hal tersebut adalah saja item-item yang dapat diperiksa di bagian under body mobil. Beberapa pemeriksaan dapat dapat dilakukan dengan mudah, cukup dilihat secara visual pada bagian tersebut. Untuk praktisnya, pemeriksaan dapat dilakukan bersamaan ketika mobil dinaikkan ke lift saat proses cuci. Lakukan hal ini satu atau dua bulan sekali dan kondisi under body mobil akan selalu terjaga. Semoga bermanfaat! [www.otomotifinfo.com]