Tips safety driving

Agar dapat meminimalkan terjadinya resiko dijalan, biasakan menerapkan safety driving saat di perjalanan.

Seringkali kita mendengar berita tentang kecelakaan, baik di televisi, internet maupun dari media cetak. Dan tidak jarang, akibat kecelakaan tersebut menimbukan kerugian yang besar sepeti luka-luka dan bahkan hilangnya nyawa bagi korban kecelakaan. Ada beberapa hal yang memicu terjadinya kecelakaan. Salah satunya adalah kurangnya kesadaran bagi pengemudi untuk mentaati peraturan yang ada dan menghormati sesama pengguna kendaraan.
Agar dapat meminimalkan terjadinya resiko dijalan, berikut ini adalah tips safety driving :

1. Periksa kondisi kendaraan yang digunakan

Saat mobil akan digunakan di jalan raya, penting untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut layak untuk jalan. Sebagai contoh, kondisi rem harus pakem, lampu penerangan dan ekstrior berfungsi dengan baik, kopling tidak selip, ban dalam keadaan tidak tipis dan sebagainya. Apabila ditemukan hal-hal yang tidak sesuai, segera lakukan perawatan berkala atau perbaikan di bengkel referensi Anda.

2. Gunakan fitur safety driving di mobil

Setiap mobil yang dijual oleh pabrikan dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan. Fungsi dari fitur ini adalah untuk mengurangi cidera bagi penumpang apabila terjadi tabrakan. Fitur keselamatan dapat dibagi menjadi 2 hal yaitu fitur keselamatan aktif dan pasif. Beberapa fitur keselamatan yang tersedia di mobil seperti sabuk keselamatan, airbag, struktur body kendaraan, mekanisme rem dan lain-lain. Pastikan pada saat Anda mengendarai mobil, selalu gunakan fitur safety driving untuk mengurangi cidera saat terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

3. Patuhi peraturan lalu lintas

Peraturan lalu lintas dibuat untuk mengatur agar lalu lintas menjadi lancar dan aman bagi sessama pengguna jalan. Paraturan ini wajib untuk ditaati oleh setiap pemakai kendaraan. Dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada, dapat meminimalkan terjadinya kecelakaan. Penting juga untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan didepannya pada saat melaju maupun saat berhenti di lampu lalu lintas.

4. Hormati dan hargai sesama pengguna jalan

Saat dijalan raya, semua orang mempunyai kepentingan yang sama dalam menggunakan jalan raya. Untuk itu perlu menghormati dan menghargai sesama pengguna jalan. Semisal saat ada pengemudi lain yang akan menyalip dan kondisinya memungkinkan, maka berikan jalan yang cukup bagi pengemudi tersebut untuk mendahului. Hindari penggunaan klakson yang berlebihan apabila dirasa tidak diperlukan, semisal saat lampu lalu lintas beralih dari merah ke hijau.

5. Jauhkan gangguan saat mengemudi

Aktifitas mengemudi membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan yang tinggi. Ketika ada gangguan saat mengemudi, hal ini dapat memecah konsentrasi, sehingga dapat membahayakan pengemudi dan penumpang. Gangguan tersebut semisal, ada barang bawaan yang jatuh ke lantai mobil, panggilan telepon masuk, posisi duduk yang tidak nyaman dan sebagainya. Untuk itu, pastikan hal-hal tersebut di antisipasi sebelum mengemudi.

6. Berdoa

Mulailah aktifitas mengemudi dengan berdoa terlebih dahulu. Dengan berdoa, membuat hati merasa tenang dan aman, sehingga aktifitas mengemudi menjadi menyenangkan. Anda dapat berdoa sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing.

Hal yang disebutkan diatas adalah beberapa tips safety driving. Dengan mencoba tips tersebut, setiap perjalanan Anda akan lebih aman dan menyenangkan. Semoga bermanfaat! [www.otomotifinfo.com]